Strategi Internalisasi Nilai Qana’ah Bagi Santri Gen-Z Dalam Menekan Dampak Fomo Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Haqqul Yaqin Enrekang

Penulis

  • Ananda Syamry Institut Agama Islam Negeri Parepare Penulis

Kata Kunci:

Internalisasi Nilai, Qana’ah, Fomo, Santri Gen-Z, Pesantren

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perilaku Fear of Missing Out (FOMO), strategi internalisasi nilai qana’ah, serta implikasi internalisasi nilai qana’ah bagi santri Gen-Z di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Haqqul Yaqin Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pimpinan pesantren, ustadz dan ustadzah, serta santri yang terlibat langsung dalam kehidupan pesantren. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku FOMO pada santri Gen-Z muncul dalam bentuk sosial-konsumtif seperti keinginan mengikuti tren barang, gaya berpakaian, bahasa populer, serta perkembangan media sosial. Selain itu, ditemukan pula bentuk FOMO positif berupa dorongan untuk tidak tertinggal dalam murojaah, hafalan, dan aktivitas ibadah. Strategi internalisasi nilai qana’ah dilakukan melalui pembelajaran formal di kelas, pengajian harian kitab akhlak, nasihat dari ustadz dan ustadzah, serta keteladanan dari guru dan teman sebaya. Adapun implikasi internalisasi nilai qana’ah terlihat pada meningkatnya kemampuan santri dalam membatasi diri terhadap pengaruh media sosial, lebih selektif dalam mengikuti tren, meningkatnya kestabilan emosional, serta tumbuhnya motivasi positif dalam belajar dan memperbaiki diri. Dengan demikian, nilai qana’ah berperan penting dalam membantu santri Gen-Z menghadapi tantangan kehidupan digital secara lebih bijaksana.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-01