Pengembangan Buku Cerita Karica Sebagai Pelestarian Bahasa Krama Alus Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Putra Pertiwi XVIII Payaman
Kata Kunci:
Media Pembelajaran, Buku Cerita, Krama Alus, Anak Usia Dini, ADDIEAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa Buku Cerita Karica sebagai upaya pelestarian bahasa Jawa krama alus pada anak usia 5–6 tahun di TK Putra Pertiwi XVIII Payaman. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Buku Cerita Karica memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi. Hal ini ditunjukkan dari hasil validasi ahli materi dengan persentase sebesar 95%, validasi ahli media sebesar 95,83%, serta hasil uji coba kelompok oleh pengguna (guru) sebesar 97,77%. Secara keseluruhan, tingkat kelayakan media mencapai 94,81%, yang termasuk dalam kategori sangat layak, sangat efektif, dan sangat efisien. Media Buku Cerita Karica terbukti mampu meningkatkan minat belajar anak, membantu anak memahami kosakata baru, serta mendukung kemampuan penggunaan bahasa Jawa krama alus dalam konteks sederhana. Oleh karena itu, media ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang inovatif dalam mendukung pelestarian bahasa daerah pada anak usia dini.




