Leksikon Etnomedisin Belian Dalam Sistem Pengobatan Tradisional Di Bale Adat Otak Aik Pancor Lombok Timur

Penulis

  • M. Ispanzapariadi Universitas Mataram Penulis
  • Saharudin Universitas Mataram Penulis
  • Aswandikari Universitas Mataram Penulis

Kata Kunci:

Leksikon Belian, Etnomedisin, Makna Kultural, Masyarakat Sasak, Pengobatan Tradisional

Abstrak

Kajian leksikon etnomedisin dalam sistem pengobatan tradisional masyarakat Indonesia telah berkembang pesat, namun penelitian yang secara khusus membahas sistem pengobatan masyarakat Sasak masih terbatas. Penelitian ini mengkaji leksikon etnomedisin belian dalam sistem pengobatan tradisional di Bale Adat Otak Aik Pancor, Lendang Nangka, Lombok Timur, dengan dua tujuan utama: (1) mengklasifikasikan satuan lingual leksikon belian, dan (2) menganalisis makna kultural yang terkandung dalam satuan lingual tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan praktisi belian sebagai informan kunci. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan empat istilah pencakup yang membentuk leksikon belian: belian bubus 'tabib obat boreh', belian orah 'tabib pijat', belian nganak 'tabib persalinan', dan belian jempi 'tabib mantra/doa'. Setiap istilah membawahi leksikon tercakup yang mencerminkan kekhususan praktik penyembuhan, bahan obat, jenis penyakit, dan prosedur ritual. Secara kultural, leksikon ini menyandikan pandangan dunia kosmologis yang holistik, di mana kesehatan tubuh, pengetahuan ekologis, dan kepercayaan spiritual saling terjalin. Temuan ini mengonfirmasi hipotesis Sapir-Whorf bahwa bahasa menyandikan sistem berpikir budaya, dan menunjukkan bahwa leksikon belian berfungsi bukan sekadar sebagai terminologi medis, melainkan sebagai arsip pengetahuan budaya Sasak. 

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-01