Ketika Budaya Mutu Absen: Peran Pengawas Sekolah Mengelola Risiko Budaya Melalui Supervisi Berbasis Resiko
Kata Kunci:
Budaya Mutu, Pengawas Sekolah, Supervisi Berbasis Risiko, Manajemen Risiko BudayaAbstrak
Absennya budaya mutu dalam institusi pendidikan sering kali berujung pada stagnasi kualitas dan rendahnya akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengawas sekolah dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko budaya melalui pendekatan supervisi berbasis risiko (Risk-Based Supervision). Menggunakan tinjauan literatur komprehensif, hasil studi menunjukkan bahwa ketika budaya mutu absen, sekolah cenderung terjebak dalam formalitas administratif tanpa substansi perbaikan. Pengawas sekolah berperan krusial sebagai agen perubahan yang menggunakan manajemen risiko untuk memprioritaskan area sekolah yang memiliki risiko kegagalan tertinggi. Implementasi audit dan supervisi berbasis risiko memungkinkan intervensi yang lebih presisi untuk membangkitkan kembali standar mutu di sekolah.




