Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Monokosis Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar

Penulis

  • Salsabila Triamanda Universitas Negeri Jakarta Penulis
  • Chrisnaji Banidra Yudha Universitas Negeri Jakarta Penulis
  • Yustia Suntari Universitas Negeri Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Media Pembelajaran, MONOKOSIS, Monopoli, IPAS, Analisis Kebutuhan, Sekolah Dasar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media MONOKOSIS (Monopoli Kolaboratif Siswa) pada mata pelajaran IPAS kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menerapkan pendekatan R&D dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis kebutuhan. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada 1 orang guru kelas V pada tanggal 27 April 2026 dan penyebaran kuesioner kepada 31 siswa kelas V SDN Lubang Buaya 05 Pagi pada tanggal 30 April 2026. Instrumen yang digunakan terdiri dari pedoman wawancara dan lembar kuesioner dengan skala Likert empat tingkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih didominasi metode ceramah, media yang tersedia masih terbatas pada media digital, dan guru menyetujui pengembangan media monopoli untuk IPAS. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 96,8% siswa suka belajar IPAS, 93,5% siswa setuju belajar dengan media lebih menyenangkan, 90,3% siswa menginginkan permainan berisi soal IPAS, dan 100% siswa ingin belajar IPAS dengan cara yang lebih seru dan kreatif. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa media MONOKOSIS sangat dibutuhkan sebagai inovasi media pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan kolaboratif untuk mata pelajaran IPAS kelas V sekolah dasar dalam Kurikulum Merdeka.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-01