Konstruksi Makna Feminisme dalam Film Petualangan Sherina 2: Analisis Naratif Tzvetan Todorov

Penulis

  • Dirgantoro Adi Saputro Universitas Sahid Jakarta Penulis
  • Frengkie Napitupulu Universitas Sahid Jakarta Penulis

Kata Kunci:

Tzvetan Todorov, Feminisme, Narasi Film, Petualangan Sherina 2, Representasi Gender

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana nilai-nilai feminisme dikonstruksikan melalui tokoh utama perempuan dalam film Petualangan Sherina 2 (2023) dengan menggunakan teori naratif Tzvetan Todorov. Model Todorov membagi struktur narasi ke dalam lima tahap, yaitu keseimbangan awal (equilibrium), gangguan (disruption), kesadaran terhadap gangguan (recognition of disruption), upaya perbaikan (attempt to repair), dan keseimbangan baru (new equilibrium). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis, melalui analisis isi terhadap adegan-adegan kunci yang dipilih secara purposive karena relevansinya dengan representasi tokoh utama, Sherina. Data dikumpulkan melalui pengamatan berulang, dokumentasi adegan, dan pencatatan dialog, kemudian dianalisis berdasarkan lima tahap naratif tersebut dan diinterpretasikan menggunakan teori feminisme liberal, dengan triangulasi teori untuk memperkuat keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap equilibrium, Sherina digambarkan sebagai perempuan mandiri dan kompeten yang bekerja di bidang profesional yang secara historis didominasi laki-laki. Tahap disruption, yang dipicu oleh penculikan anak orang utan hasil konservasi, memposisikan Sherina sebagai agen moral yang aktif, bukan sekadar pengamat pasif. Pada tahap recognition dan attempt to repair, Sherina berinisiatif menyelidiki, memimpin pencarian, dan menghadapi pelaku, yang mencerminkan agensi, keberanian, dan pengambilan keputusan yang rasional. Tahap new equilibrium memperlihatkan Sherina mencapai kesadaran baru tanpa kehilangan sisi emosionalnya. Secara keseluruhan, film ini mengonstruksi Sherina sebagai representasi feminisme liberal yang menekankan kesetaraan gender melalui pendidikan, profesi, dan partisipasi aktif dalam isu sosial dan lingkungan, serta menempatkan film sebagai media yang efektif dalam menyebarkan wacana feminisme kepada khalayak.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-01