MENGINTEGRASIKAN LITERASI DIGITAL DALAM PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 SISWA
Kata Kunci:
Integrasi, Literasi Digital, Project-Based Learning, Keterampilan Abad 21, Kerangka InstruksionalAbstrak
Artikel ini bertujuan merancang sebuah panduan praktis untuk menggabungkan literasi digital ke dalam Project-Based Learning (PjBL), guna secara langsung mengasah keterampilan abad 21 siswa berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas (4C). Kajian literatur kami menemukan celah yang sering terjadi: penerapan PjBL belum sepenuhnya memanfaatkan literasi digital sebagai penggerak utama (core enabler) dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah literatur terpilih dari tahun 2018-2024. Hasilnya, kami mengusulkan sebuah Model Integrasi Tiga Pilar yang secara jelas memadukan setiap tahap PjBL seperti riset dan kreasi dengan ranah kompetensi literasi digital, mulai dari aspek kognitif hingga sosial emosional. Pembahasan menunjukkan bahwa integrasi ini mampu menciptakan pengalaman belajar yang autentik. Di sini, teknologi bukan lagi sekadar alat bantu, melainkan menjadi lingkungan belajar itu sendiri yang secara alamiah menuntut siswa berpikir kritis, berkarya, dan bertanggung jawab. Kerangka kerja ini diharapkan dapat menjadi panduan nyata bagi guru untuk merancang PjBL yang lebih relevan dengan era digital, sambil menyiapkan strategi mengatasi tantangan umum seperti kesenjangan akses dan isu keamanan siber.




