A DESCRIPTIVE ANALYSIS OF BLUNT ABDOMINAL TRAUMA PATIENTS: A STUDY AT YOWARI REGIONAL PUBLIC HOSPITAL (2021-2023)

Penulis

  • Jetty Kalembang Yowari General Hospital Penulis

Kata Kunci:

Blund Abdominal Trauma, Morbidity

Abstrak

Dengan berfokus secara khusus pada pasien trauma tumpul perut, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan berharga mengenai epidemiologi, presentasi klinis, strategi manajemen, dan hasil dari kelompok pasien trauma tertentu. Oleh karena itu, kami bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien trauma perut di RSUD Yowari Kabupaten Jayapura pada tahun 2021 hingga 2023. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Yowari, Jayapura, Papua, Indonesia dari Januari 2021 hingga Desember 2023. Penelitian ini menggunakan sebagian dari populasi yang dapat diakses yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi tertentu, dengan sampel yang dikumpulkan melalui non-probability sampling/sampling berturut-turut secara retrospektif dari rekam medis sampai ukuran sampel yang diperlukan tercapai. Sebanyak 301 orang mengalami trauma tumpul perut selama rentang waktu tiga tahun, dengan 90 kasus didokumentasikan pada tahun 2021, 107 pada tahun 2022, dan 104 pada tahun 2023. Di antara kasus-kasus ini, 264 memerlukan intervensi bedah, dengan 78 operasi telah dilakukan di 2021, 92 pada tahun 2022, dan 94 pada tahun 2023. Secara demografis, terdapat 57 pasien berusia di bawah 15 tahun, 234 pasien berusia antara 15 dan 64 tahun, dan 14 orang berusia di atas 65 tahun. Berdasarkan distribusi gender berdasarkan kelompok umur, terdapat 26 pasien laki-laki di bawah usia 65 tahun. 15, 49 laki-laki berusia 15 hingga 64 tahun, dan 8 laki-laki berusia di atas 65 tahun. Organ yang paling terkena dampaknya termasuk hati (96 kasus) dan limpa (180 kasus), dan organ lain juga terkena dampak dalam 29 kasus. Waktu perjalanan ke rumah sakit bervariasi, dengan 113 pasien tiba dalam waktu kurang dari 10 menit, 130 pasien dalam waktu 10 hingga 40 menit, dan 59 orang membutuhkan waktu lebih dari 40 menit. Limpa adalah organ yang paling sering terkena dampaknya, sementara waktu tempuh ke rumah sakit bervariasi antar pasien. Meskipun ada intervensi medis, data morbiditas menunjukkan 16 kematian selama periode observasi. Studi ini memberikan wawasan berharga mengenai karakteristik dan penatalaksanaan kasus trauma tumpul perut selama jangka waktu tertentu. Penelitian lebih lanjut mungkin diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor potensial yang berkontribusi terhadap tren dan hasil yang diamati

Unduhan

Diterbitkan

2024-04-01