Formula Penentuan Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Tulang Ulna Pada Suku Minang Tahun 2024

Penulis

  • Muhammad Akbar Hasibuan Universitas Sumatera Utara Penulis
  • Adriansyah Lubis Universitas Sumatera Utara Penulis
  • Asan Petrus Universitas Sumatera Utara Penulis
  • Yosua Cristian Sibarani Universitas Sumatera Utara Penulis
  • Al Aqsha Universitas Sumatera Utara Penulis

Kata Kunci:

Formula, Identifikasi, Regresi, Tulang Ulna

Abstrak

Latar belakang Sepuluh kotamadya dan kabupaten di Sumatera Barat telah dilanda banjir dan tanah longsor akibat cuaca sejak Maret 2024. Dari 28 korban, 4 orang belum diketahui keberadaannya; 25 orang dari Pesisir Selatan dan 3 orang dari Padang Pariaman. Lima daerah yang paling parah terkena dampak Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang, dan Kepulauan Mentawai berada dalam status tanggap darurat selama 14 hari yang diumumkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan rumus tinggi badan orang Minang tahun 2024 berdasarkan panjang tulang hasta. Metode Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian cross-sectional dan menganalisis korelasi. Populasi penelitian ini terdiri dari anggota suku Minang, dengan sampel penelitian diambil dari seluruh populasi terjangkau sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Peneliti menggunakan rumus Analisis Korelatif Numerik-Numerik untuk menentukan ukuran sampel untuk penyelidikan ini. Variabel independen dan variabel dependen membentuk penelitian ini. Variabel dependen penelitian ini adalah tinggi badan responden dan informasi demografi (usia dan jenis kelamin), sedangkan variabel independen adalah panjang tulang ulna (kanan dan kiri). Hasil Pada tahun 2024, 134 responden Minang disurvei untuk menetapkan standar tinggi badan berdasarkan panjang tulang ulna. Pada usia 24 tahun, ada 43 tanggapan, atau 32,9% dari total, menjadikannya kelompok usia dengan proporsi sampel berbasis usia terbesar. Hanya 14 responden (atau 10,4% dari total) yang berada dalam kelompok usia 25 tahun. Dengan 88 tanggapan (atau 65,7% dari total), laki-laki merupakan sampel berbasis gender terbesar. Jenis kelamin perempuan memiliki responden paling sedikit (46, atau 34,3% dari total) ketika dipecah berdasarkan jenis kelamin. Panjang rata-rata tulang ulna kanan di antara 134 peserta adalah 31,5 cm. Di antara 134 peserta, panjang tulang ulna kanan terpendek adalah 23,4 cm. Panjang tulang ulna kiri terpanjang di antara 134 peserta adalah 30,4 cm. Dari 134 pasien yang disurvei, panjang tulang hasta kiri terpendek adalah 23,1 cm. Responden tertinggi adalah 186,1 cm. Jajak pendapat tersebut mencatat responden tertinggi memiliki tinggi 148,2 cm. Kesimpulan Penelitian telah menunjukkan bahwa panjang tulang ulna baik tulang ulna kanan maupun kiri pada pria dan wanita berkorelasi dengan tinggi badan seseorang.

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-01