FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYULIT PERSALINAN DI PUSKESMAS KECAMATAN BRUNO KABUPATEN PURWOREJO JAWA TENGAH

Penulis

  • Novia Damara Klinik Pratama Rawat Inap Griya Saras Bruno Penulis
  • Tri Turnianti H Rumah Sakit Ananda Purworejo Penulis

Kata Kunci:

Penyulit Persalinan, Usia, Status Anemia, Status Gizi

Abstrak

Timbulnya penyulit persalinan terjadi dikerenakan ada adanya faktor seperti umur ibu, status anemia, status KEK, paritas, berat badan, dan tinggi badan ibu. Faktor penyulit persalinan dan keterlambatan merujuk ke tempat pelayanan yang memadai merupakan penyebab kematian ibu. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan faktor umur ibu, status anemia, status KEK, Tinggi badan ibu, dan berat badan ibu sebagai faktor penyulit persalinan. Penelitian ini merupakan penelitian case control. Populasi penelitian adalah ibu bersalin di Puskesmas Bruno periode 1 Januari sampai 31 Desember 2021. Jumlah Sampel yang penelitian sebesar 260 orang kelompok kasus dan 520 orang kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel dengan consequtive sampling. Analisis data menggunakan uji statistik dengan Chi Square. Beberapa faktor yang meliputi umur ibu, status anemia, status KEK, Tinggi badan ibu, dan berat badan ibu sebagai faktor penyulit persalinan, faktor Status anemia dan Status Gizi (KEK) merupakan faktor risiko terhadap kejadian penyulit persalinan. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara status anemia ibu (p=0,000; OR=2,081) dan status gizi ibu (p=0,000; OR=2,033) dengan kejadian penyulit persalinan di Puskesmas Bruno. Tidak ada hubungan antara usia ibu (p=0.874), tinggi badan ibu (p=0,355) dan berat badan ibu (p=0,462) dengan kejadian penyulit persalinan di Puskesmas Bruno. Status anemia dan Status Gizi (KEK) merupakan faktor risiko terhadap kejadian penyulit persalinan

Unduhan

Diterbitkan

2024-04-01