Article Review: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Biaya Pengobatan pada Pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
Kata Kunci:
Biaya Pengobatan, Faktor-Faktor Biaya, Farmakoekonomi, Penyakit Paru Obstruktif Kronik.Abstrak
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah gangguan pada paru-paru yang disebabkan karena penyempitan saluran napas dan kerusakan alveolus, sehingga terjadi kesulitan bernapas. PPOK merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas ketiga di dunia dan angka kematian akibatnya akan terus meningkat hingga 2060. PPOK memiliki beban ekonomi yang signifikan baik di Amerika, Eropa, maupun Asia-Pasifik. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk megetahui apa saja faktor-faktor yang memengaruhi biaya pengobatan secara umum pada pasien PPOK. Penelusuran pustaka dilakukan menggunakan database ilmiah seperti Elsevier, Springer, dan Pubmed. Beberapa faktor yang ditemukan memengaruhi biaya pengobatan pada pasien PPOK yaitu tingkat keparahan penyakit, eksaserbasi, komorbiditas, usia pasien, lama waktu rawat inap, status merokok, kualitas hidup, serta tingkat kepatuhan terhadap pengobatan. Faktor-faktor ini terbukti memengaruhi peningkatan biaya pengobatan/perawatan PPOK secara signifikan. Tingkat keparahan memiliki dampak yang paling signifikan karena memerlukan rawat inap lebih lama, perawatan lebih intensif, dan penggunaan obat-obatan yang lebih banyak. Selain itu, komponen biaya seperti biaya obat-obatan, biaya keperawatan, biaya diagnostik, serta kehilangan produktivitas juga termasuk biaya yang tinggi di beberapa penelitian PPOK secara keseluruhan. Pemahaman faktor-faktor tersebut dapat membantu perumusan kebijakan dan intervensi efektif untuk menekan biaya pengobatan pasien PPOK




