Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Dalam Kepesertaan Jkn-Kis Mandiri Di Kecamatan Ngadirojo

Penulis

  • Bagas Yuwana Mukti STIKES Panti Kosala Penulis
  • Warsini STIKES Panti Kosala Penulis
  • Hendra Dwi Kurniawan STIKES Panti Kosala Penulis
  • Ditya Yankusuma STIKES Panti Kosala Penulis

Kata Kunci:

Biaya, Kepesertaan JKN, Pengetahuan, Prosedur Pendaftaran

Abstrak

Latar Belakang. Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) adalah program penting untuk akses kesehatan di Indonesia. Namun, pemahaman yang rendah tentang manfaat dan pendaftaran, terutama di Kecamatan Ngadirojo, menyebabkan rendahnya kepesertaan. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam JKN-KIS Mandiri, dengan harapan dapat meningkatkan partisipasi dan akses layanan kesehatan secara merata. Tujuan Penelitian. Tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat dalam kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Mandiri di Kecamatan Ngadirojo. Desain Penelitian. Desain yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian. Jumlah sempel pada penelitian ini 377 kepala keluarga yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tiga faktor utama: pengetahuan, biaya, dan prosedur pendaftaran. Hasil Penelitian. menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (OR=1,808; p=0,006), biaya (OR=1,578; p=0,033), dan prosedur pendaftaran (OR=1,665; p=0,017) dengan kepesertaan JKN-KIS Mandiri. Masyarakat dengan pengetahuan baik, persepsi biaya terjangkau, dan pemahaman tentang prosedur pendaftaran yang mudah cenderung lebih banyak menjadi peserta. Kesimpulan. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Kecamatan Ngadirojo. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan tentang program, persepsi biaya terjangkau, dan kemudahan pendaftaran berpengaruh signifikan terhadap partisipasi. Masyarakat dengan pengetahuan baik memiliki peluang 1,808 kali lebih besar untuk berpartisipasi, sedangkan yang menganggap biaya terjangkau dan pendaftaran mudah memiliki peluang 1,578 dan 1,665 kali lebih besar. Temuan ini menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman dan aksesibilitas untuk meningkatkan kepesertaan JKN-KIS Mandiri

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-01