Penggunaan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Resin Akrilik pada Pasien Usia Muda: Laporan Kasus dan Pertimbangan Klinis
Kata Kunci:
Gigi Tiruan, Penjepit, Prostodonti, Gigi Tiruan Sebagian Lepas Pasang, Resin AkrilikAbstrak
Kehilangan sebagian gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang sering dijumpai pada populasi usia muda maupun dewasa. Kondisi ini tidak hanya menurunkan fungsi mastikasi, tetapi juga dapat mengganggu fonetik, estetika, dan keseimbangan sistem stomatognatik secara keseluruhan. Bila tidak segera direhabilitasi, kehilangan gigi dapat menyebabkan migrasi gigi penyangga, supraerupsi gigi antagonis, serta resorpsi tulang alveolar akibat hilangnya rangsangan fungsional. Laporan kasus ini adalah seorang wanita berusia 21 tahun datang ke Rumah sakit Gigi dan Mulut Soelastri dengan keluhan kehilangan gigi 14, 15, 24 dan 26 setelah dilakukan pencabutan sebelumnya. Terdapat rasa tidak nyaman pada saat mengunyah. Pemeriksaan klinis menunjukan tidak ada tanda penurunan tulang alveolar, dan gingiva tampak normal. Perawatan prostodontik direncanakan untuk menggantikan kehilangan sebagian gigi adalah Gigi Tiruan Sebagian Lepasan (GTSL). Protesa dengan bahan akrilik dipilih karena memiliki kelebihan berupa sifatnya yang konservatif, mudah direparasi, serta dapat dilepas dan dipasang kembali oleh pasien secara mandiri. Selain itu, GTSL relatif mudah diperbaiki dan disesuaikan dengan kondisi jaringan penyangga, sehingga menjadi pilihan praktis dan ekonomis.




