HUBUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN KUALITAS KOMUNIKASI PADA REMAJA KELAS X DI SMA NEGERI 12 PEKANBARU
Kata Kunci:
Game Online, Kualitas Komunikasi, RemajaAbstrak
Kecanduan game online merupakan kondisi ketika individu memainkan game secara berlebihan dan sulit mengontrol waktu bermain meskipun menimbulkan dampak negatif dalam kehidupan sehari-hari. Kecanduan game online dapat berdampak pada menurunnya interaksi sosial secara langsung sehingga berpotensi memengaruhi kemampuan remaja dalam berkomunikasi. Kualitas komunikasi merupakan kemampuan individu dalam menyampaikan dan menerima pesan secara efektif yang ditandai dengan keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan dalam berinteraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas komunikasi pada remaja kelas X di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 560 siswa dengan sampel 238 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kecanduan game online dan kuesioner kualitas komunikasi interpersonal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden berada pada kategori kecanduan game online rendah sebanyak 197 responden (82,8%) dan memiliki kualitas komunikasi interpersonal kategori tinggi sebanyak 125 responden (52,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,002 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan game online dengan kualitas komunikasi pada remaja kelas X di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Berdasarkan hasil tersebut, sekolah diharapkan tetap memberikan edukasi penggunaan game online secara bijak serta memperkuat keterampilan komunikasi interpersonal siswa melalui program pembinaan rutin secara berkelanjutan bersama.




