INTERPRETASI ELEMEN-ELEMEN ARSITEKTUR MODERN PADA PERPUSTAKAAN UMUM TAKENGON
Kata Kunci:
Arsitektur Modern, Interpretasi Elemen, Le Corbusier, Perpustakaan Umum TakengonAbstrak
Perkembangan arsitektur modern telah memengaruhi perancangan bangunan publik dengan menekankan prinsip fungsionalitas, kesederhanaan bentuk, efisiensi ruang, serta kejujuran struktur dan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengetahui tingkat penerapan, serta menginterpretasikan elemen arsitektur modern yang diterapkan pada bangunan Perpustakaan Umum Takengon menggunakan metode kualitatif deskriptif-interpretatif melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur. Berdasarkan parameter teori Le Corbusier (The Five Points of a New Architecture), hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan Perpustakaan Umum Takengon secara valid mengimplementasikan prinsip modernisme universal yang diadaptasi secara kontekstual. Prinsip tersebut diwujudkan melalui penggunaan gubahan massa geometri linear persegi panjang, penerapan unsur grid struktural kolom beton teratur yang membentuk konsep ruang terbuka (open plan), serta pengaturan kesan simetris visual pada eksterior yang merespons tapak poligonal. Selain itu, indikator jendela horizontal diinterpretasikan ulang menjadi deretan jendela modular vertikal ritmis berlapis jalusi beton pelindung iklim tropis, sementara desain bebas pada fasad (free facade) diterapkan lewat sistem kolom mundur (setback) yang membebaskan dinding depan dari struktur. Menariknya, fasad bebas ini dikombinasikan secara harmonis dengan panel ornamen budaya motif Kerawang Gayo. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Perpustakaan Umum Takengon merupakan manifestasi dari gerakan Regionalisme Kritis yang berhasil mengawinkan prinsip modern Barat yang universal dengan sensibilitas iklim lokal dan identitas budaya masyarakat adat setempat.




