STRATEGI KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MELAKUKAN SOSIALISASI IMPLEMENTASI K3 DI PT. KRESNA ADIKARSA

Penulis

  • Faris Alfakhoor Universitas Sahid Penulis
  • Gloria Angelita Universitas Sahid Penulis

Kata Kunci:

Teori Atribusi, Post Positivisme, Komunikasi Organisasi, Regulasi dan Kebijakan K3.

Abstrak

Penerapan strategi komunikasi K3 yang sukses harus mempertimbangkan aspek temporal, seperti yang tercermin dalam frasa “di setiap tahunnya” dalam mengidentifikasi masalah. Pendekatan ini mudah diadaptasi dan memungkinkan organisasi untuk belajar dari pengalaman mereka dan mengimplementasikan strategi mereka. Perspektif post-positivis menekankan pada sensemaking, di mana organisasi secara aktif terlibat dengan pengalaman mereka terkait K3. Pendekatan ini berkontribusi pada peningkatan praktik K3 di PT. Kresna Adikarsa dan menunjukkan pentingnya memahami peran komunikasi organisasi dalam memulai perubahan yang kompleks.Paradigma post-positivis menggunakan teori atribusi sebagai penghubung sosial antara evaluator dan karyawan, menyoroti pentingnya lingkungan kerja yang positif. Peran evaluator dalam pengembangan K3 seharusnya tidak hanya meningkatkan keterampilan karyawan, tetapi juga berdampak positif pada kinerja dan loyalitas mereka. Komunikasi interpersonal membantu untuk memahami bahwa K3 relevan, efektif, dan bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan karyawan, serta meningkatkan produktivitas dan kinerja.Studi ini menyimpulkan bahwa peran internal evaluator dalam implementasi K3 harus dipertimbangkan, sesuai dengan peraturan UU.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-01