ANALISIS PERBANDINGAN SUDUT KEMIRINGAN DRIVE PULLEY DAN VARIASI MATERIAL KAMPAS GANDA TERHADAP PERFORMA SISTEM CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (CVT) HONDA PCX 160
Kata Kunci:
Continuously Variable Transmission (CVT), Drive Pulley, Kampas Ganda, Performa Mesin, Honda PCX 160Abstrak
Sistem Continuously Variable Transmission (CVT) merupakan sistem transmisi otomatis yang banyak digunakan pada sepeda motor matic karena mampu mengubah rasio transmisi secara kontinu sesuai dengan putaran mesin. Performa sistem CVT dipengaruhi oleh beberapa komponen, di antaranya sudut kemiringan drive pulley dan material kampas ganda yang berperan dalam proses perpindahan daya dari mesin ke roda belakang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut kemiringan drive pulley (15° dan 13,5°) dan material kampas ganda (standar dan karbon) terhadap performa sistem CVT Honda PCX 160 serta menentukan kombinasi yang menghasilkan performa terbaik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif dengan empat variasi pengujian pada chassis dynamometer. Pengujian dilakukan sebanyak tiga kali pada setiap variasi untuk memperoleh data daya dan torsi aktual. Selanjutnya dilakukan analisis terhadap parameter mekanis turunan yang meliputi kecepatan sudut, kecepatan keliling belt, gaya sentrifugal roller, gaya traksi, percepatan kendaraan, tegangan belt, momen inersia, gaya gesek kampas, dan torsi kopling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi drive pulley 13,5° dengan kampas ganda standar (Variasi B) menghasilkan torsi tertinggi sebesar 27,96 Nm, gaya traksi 458,36 N, dan percepatan 2,33 m/s², sedangkan kombinasi drive pulley 13,5° dengan kampas ganda karbon (Variasi D) menghasilkan daya tertinggi sebesar 12,6 HP serta kecepatan sudut (190,59 rad/s) dan kecepatan keliling belt (11,63 m/s) yang lebih tinggi dibandingkan variasi lainnya. Penggantian material kampas ganda dari standar ke karbon menurunkan koefisien gesek dari 0,37 menjadi 0,28, sehingga menurunkan gaya gesek dan torsi kopling. Namun, massa kampas karbon yang lebih ringan menurunkan momen inersia kampas menjadi 0,001135 kg.m², meningkatkan responsivitas transmisi pada putaran tinggi.




