ANALISIS DAN IMPLEMENTASI FAILOVER DAN AUTOSCALING MENGGUNAKAN KUBERNETES UNTUK SISTEM E-COMMERCE
Kata Kunci:
Kubernetes, Failover, Autoscaling, Layanan Mikro, Cloud-NativeAbstrak
PT. XYZ merupakan perusahaan ritel yang mengembangkan kanal e-commerce, sehingga ketersediaan layanan dan kemampuan menangani lonjakan beban terutama saat flash sale bulanan menjadi kebutuhan utama. Infrastruktur existing berbasis virtualisasi VMware belum memiliki mekanisme elastis yang menyesuaikan kapasitas secara otomatis terhadap perubahan beban maupun kegagalan komponen, sementara biaya lisensi VMware per core meningkat signifikan pasca-akuisisi Broadcom. Penelitian ini menganalisis dan mengimplementasikan mekanisme failover dan autoscaling menggunakan cluster Kubernetes pada aplikasi web e-commerce berbasis microservices yang di-deploy pada Google Kubernetes Engine (GKE). Metode penelitian bersifat eksperimental, meliputi perancangan cluster, deployment microservices, pengujian failover pada tingkat node dan service, serta pengujian autoscaling menggunakan Horizontal Pod Autoscaler (HPA) dengan target utilisasi CPU 50%; beban uji dibangkitkan menggunakan k6.io. Hasil menunjukkan kegagalan pada tingkat service dipulihkan rata-rata 12,61 detik, sedangkan pada tingkat node 164,71 detik. Waktu respons scale up 12 detik dan scale down 120 detik (stabilization window), dengan utilisasi CPU per pod yang menurun setelah HPA menambah replika (mis. frontend 65% menjadi ~35% pada 2 pod). Penerapan Kubernetes terbukti meningkatkan ketahanan dan efisiensi sumber daya sistem e-commerce sehingga dapat menjadi acuan pengambilan keputusan migrasi ke arsitektur cloud-native.




