LITERATURE REVIEW : HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN KECERDASAN ANAK USIA PRASEKOLAH
Kata Kunci:
ASI Eksklusif, Kecerdasan Anak, Perkembangan Kognitif, PrasekolahAbstrak
Masa prasekolah merupakan periode emas perkembangan anak, khususnya aspek kognitif yang menjadi dasar kemampuan belajar di masa selanjutnya. Salah satu faktor penting yang diyakini berperan dalam mendukung perkembangan tersebut adalah pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. ASI mengandung nutrisi esensial seperti DHA dan ARA yang berperan dalam pembentukan dan fungsi otak, serta komponen bioaktif yang mendukung perkembangan sistem saraf pusat. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan kecerdasan anak usia prasekolah dengan meninjau penelitian nasional maupun internasional yang dipublikasikan antara tahun 2021–2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa mayoritas penelitian melaporkan adanya hubungan positif antara riwayat ASI eksklusif dan perkembangan kognitif anak, termasuk kemampuan bahasa, memori, dan pemecahan masalah. Studi longitudinal dan systematic review menegaskan bahwa manfaat ASI eksklusif dapat bertahan hingga usia prasekolah, bahkan memberikan efek jangka panjang terhadap neurokognitif. Namun, beberapa penelitian melaporkan hasil yang tidak konsisten, yang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor perancu seperti status gizi, stimulasi kognitif, pola asuh, serta kondisi sosial ekonomi keluarga. Perbedaan desain penelitian, ukuran sampel, dan instrumen pengukuran kecerdasan juga turut memengaruhi variasi hasil. Secara keseluruhan, ASI eksklusif berperan sebagai fondasi penting dalam mendukung kecerdasan anak, meskipun bukan satu-satunya faktor penentu. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan holistik yang mengintegrasikan pemberian ASI eksklusif dengan stimulasi dini dan pola asuh yang tepat. Literature review ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi kebijakan kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat promosi ASI eksklusif sebagai investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia




