PENATALAKSANAAN PULPEKTOMI GIGI NEKROSIS PULPA PADA GIGI DESIDUI POSTERIOR DENGAN ZINC OXIDE EUGENOL: CASE REPORT

Penulis

  • Mutiara Farah Fadhila Universitas Muhammadiyah Surakarta Penulis
  • Iyop Ropika Universitas Muhammadiyah Surakarta Penulis

Kata Kunci:

Pulpektomi, Zinc Oxide Eugenol, Nekrosis, Desidui

Abstrak

Latar Belakang: Pulpektomi pada gigi nekrosis bertujuan untuk mengangkat jaringan pulpa yang telah mengalami kematian dan infeksi, sehingga gigi dapat tetap dipertahankan serta menjalankan fungsinya secara optimal dalam rongga mulut. Nekrosis pulpa umumnya terjadi sebagai akibat dari karies yang berkembang secara progresif hingga mencapai ruang pulpa, yang kemudian menimbulkan infeksi dan berakhir pada kematian jaringan pulpa. Zinc Oxide Eugenol (ZOE) merupakan salah satu bahan obturasi yang banyak digunakan dalam perawatan pulpektomi gigi desidui. Zinc Oxide Eugenol (ZOE) memiliki beberapa keunggulan, antara lain biaya yang terjangkau, sifat antimikroba yang baik, biokompatibel, radiopak, tidak menyebabkan perubahan warna gigi, serta memiliki efek antiinflamasi dan analgesik yang bermanfaat pada prosedur obturasi pulpektomi. Tujuan: Laporan kasus ini membahas tentang perawatan pulpektomi dengan bahan ZOE pada gigi desidui pada gigi nekrosis. Laporan kasus: Seorang Anak laki-laki berusia 8 tahun datang ke RSGM Soelastri dengan keluhan gigi berlubang pada gigi molar bawah kanan, sebelumnya pernah terasa nyeri spontan saat malam hari. Anak tersebut menjalani perawatan pulpektomi, meliputi profilaksis, pembuangan karies, pengukuran estimasi panjang kerja, preparasi saluran akar, dressing CaOH, pengisian saluran akar dengan zinc oxide eugenol. Setelah pulpektomi berhasil, gigi direstorasi dengan mahkota logam (Stainless Steel Crown). Pembahasan: Kondisi nekrosis pulpa dapat dilakukan perawatan berupa pulpektomi, yaitu prosedur yang bertujuan mengangkat jaringan pulpa yang telah mengalami infeksi atau nekrosis, menghilangkan sumber infeksi dari sistem saluran akar, serta mempertahankan keberadaan dan fungsi gigi hingga masa eksfoliasi fisiologisnya. Setelah pembersihan saluran akar dilakukan, pengisian saluran akar menggunakan bahan zinc oxide eugenol (ZOE) dilakukan untuk mendukung keberhasilan perawatan. Kesimpulan: Keunggulan penggunaan bahan obturasi Zinc Oxide Eugenol (ZOE) pada prosedur perawatan pulpektomi non vital gigi molar desidui nekrosis dapat memperlambat resorpsi akar fisiologis karena memiliki tingkat resorpsi yang rendah. Hal ini memungkinkan gigi desidui tetap bertahan hingga waktu pergantian dengan gigi permanen. ZOE juga memiliki biokompatibilitas yang baik, relatif aman terhadap jaringan sekitar dan benih gigi permanen, serta memiliki biaya yang terjangkau sehingga menjadi pilihan bahan obturasi yang efisien.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01