URGENSI BIMBINGAN PERKAWINAN DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH: ANALISIS PERSPEKTIF MAQĀṢID SYARĪ'AH ABDUL MAJID AL NAJJĀR

Penulis

  • M. Alaika Rizqon Hasan Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri Penulis

Kata Kunci:

Bimbingan Perkawinan, Keluarga Sakinah, Maqāṣid Syarī'ah, Abdul Majid Al-Najjār

Abstrak

Fenomena meningkatnya angka perceraian di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, menunjukkan bahwa kesiapan calon pengantin masih menjadi persoalan mendasar. Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang diselenggarakan Kantor Urusan Agama (KUA) kerap dipandang hanya sebagai syarat administratif, padahal ia merupakan instrumen edukatif strategis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan dan urgensi Bimwin di KUA Pare serta mengkajinya melalui perspektif Maqāṣid Syarī'ah Abdul Majid al-Najjār. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan hukum empiris, pendekatan perundang-undangan, dan kerangka maqāṣid. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bimwin di KUA Pare berperan nyata dalam membentuk keluarga harmonis melalui penguatan aspek agama, psikologis, sosial, dan ekonomi, sekaligus berfungsi sebagai sarana preventif terhadap perceraian. Analisis maqāṣid al-Najjār menegaskan bahwa program ini merealisasikan empat tujuan utama: menjaga nilai kehidupan manusia, melindungi esensi kemanusiaan, memelihara masyarakat, serta menjaga lingkungan fisik dan ekonomi keluarga.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-01